Siaga Nataru, Pelayanan Karantina Sulawesi Tengah Tetap Buka di Masa Liburan


Palu,Sulteng,tintajurnalis.net – Dalam rangka menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Karantina Sulawesi Tengah terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi terkait melalui pembentukan posko terpadu.

Posko terpadu ini merupakan bagian dari upaya pengawasan bersama yang khususnya dilakukan di lingkungan Satuan Pelayanan Bandara Mutiara Sis Aljufri (MSA). Sinergi tersebut ditujukan untuk memastikan kelancaran pelayanan karantina selama masa liburan, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut.

Guntur Hadi, Penanggungjawab Satuan Pelayanan Bandara MSA Karantina Sulawesi Tengah, menyampaikan bahwa meskipun berada di tengah-tengah suasana perayaan Nataru, pengawasan dan pelayanan karantina akan tetap berjalan normal. "Kami tetap buka dan siap melayani masyarakat yang hendak melaporkan karantina, meskipun saat ini sedang dalam masa liburan," ungkap Guntur. Ia juga menjelaskan bahwa mereka telah tergabung dalam posko terpadu Nataru yang memulai kegiatan dengan apel bersama, diikuti oleh pembagian tugas yang mencakup pelayanan dan pengawasan di terminal maupun gudang kargo bandara.

Dengan adanya posko terpadu ini, pihak Karantina Sulawesi Tengah berharap pelayanan dapat berlangsung lebih efektif, terutama dalam mengantisipasi lonjakan aktivitas di bandara selama masa liburan. Posko tersebut akan memastikan seluruh aspek terkait karantina, baik di terminal maupun gudang kargo, terpantau dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kepala Karantina Sulawesi Tengah, Alfian, dalam pernyataannya menambahkan bahwa pelayanan karantina di seluruh wilayah Sulawesi Tengah tetap beroperasi seperti biasa selama libur Nataru. Ia menegaskan bahwa masyarakat yang ingin melaporkan karantina, baik untuk hewan,ikan, tumbuhan, maupun produk lainnya, dapat melapor diseluruh layanan karantina sulawesi tengah yang tersebar di wilayah tersebut. "Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa pelayanan karantina tetap berjalan dengan baik dan tidak terganggu, meskipun dalam suasana libur," ujar Alfian.

Kebijakan untuk tetap membuka layanan karantina selama libur Nataru ini merupakan bagian dari tanggung jawab Karantina Sulawesi Tengah dalam menjaga kelancaran arus barang dan mencegah penyebaran hama penyakit yang mungkin terjadi di wilayah tersebut. Terlebih lagi, pada masa liburan seperti ini, intensitas mobilitas masyarakat, termasuk barang-barang yang keluar masuk melalui bandara, cenderung meningkat. Oleh karena itu, pengawasan yang ketat diperlukan untuk memastikan tidak ada risiko yang terlewatkan.

Upaya ini tidak hanya penting dalam konteks pengawasan dan pelayanan di bandara, tetapi juga merupakan langkah proaktif untuk melindungi wilayah Sulawesi Tengah dari potensi ancaman biologis yang bisa datang dari luar. Dengan tetap hadirnya layanan karantina selama libur Nataru, diharapkan masyarakat dapat tetap merasa aman dan terlindungi saat melakukan aktivitas yang terkait dengan karantina, baik di bandara maupun di wilayah-wilayah pelayanan karantina lainnya.

Pelayanan yang optimal selama periode liburan Nataru ini menjadi bukti komitmen Karantina Sulawesi Tengah dalam memberikan pelayanan publik yang prima, tanpa mengesampingkan tugas dan tanggung jawabnya, meskipun di tengah-tengah suasana liburan.



(Handri - Kaperwil Sulteng)