Karawang, tintajurnalis.net – Persoalan pendataan bantuan sosial kembali menjadi sorotan. Sejumlah warga lanjut usia (lansia) di Dusun Binajaya RT 09/RW 04, Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya, Karawang, dilaporkan belum menerima bantuan ketahanan pangan berupa beras dan minyak goreng, meski dinilai hidup dalam kondisi yang membutuhkan.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai akurasi pendataan dan validasi calon penerima bantuan. Warga menilai masih ada kelompok rentan yang justru belum masuk dalam daftar penerima manfaat, sementara program bantuan pangan seharusnya menyasar masyarakat yang paling membutuhkan, termasuk para lansia.
Masyarakat mendesak pemerintah desa, dinas terkait, dan pihak yang berwenang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap basis data penerima bantuan. Pendataan yang tidak akurat berpotensi menyebabkan warga yang benar-benar layak justru tidak memperoleh haknya.
“Jangan sampai para lansia yang hidup dalam keterbatasan harus terus menunggu tanpa kepastian hanya karena persoalan administrasi atau data yang tidak pernah diperbarui,” ujar salah seorang warga yang berharap pemerintah segera bertindak.
Pemerintah juga didorong untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan verifikasi faktual terhadap kondisi warga. Langkah ini penting agar tidak ada lagi lansia yang terabaikan dalam program perlindungan sosial dan ketahanan pangan.
Transparansi dalam penyaluran bantuan menjadi tuntutan masyarakat. Apabila ditemukan data yang tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan, instansi terkait diharapkan segera melakukan perbaikan dan mengusulkan warga yang memenuhi syarat agar dapat menerima bantuan pada penyaluran berikutnya.
Warga berharap persoalan ini tidak hanya menjadi keluhan yang berlalu begitu saja, melainkan menjadi perhatian serius bagi pemerintah untuk memastikan setiap bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Pemeriksaan dan pembaruan data secara berkala dinilai menjadi kunci agar program bantuan sosial berjalan adil, tepat sasaran, dan tidak meninggalkan kelompok rentan seperti para lansia.
(Walim)


